Kamis, 28 September 2023

Desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikiran kritis dalam bidang sains

 Bismillahirrahmanirrahim 

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabaraktu...

Hallo gaess  disini saya akan mereview kembali  mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains dengan pertemuan ke lima yaitu tentang Desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikiran kritis dalam bidang sains...

Kita ketahui dulu ni apasih yang dimaksuf dari media pembelajaran kolaboratif ???

Nah jadi teman teman pembelajaran kolaboratif ini adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada sikap atau perilaku bergotong royong  dalam bekerja, tentu saja yang Namanya gotong royong dikerjakan oleh dua orang atau lebih dalam satu kelompok. 

Kemudian apa saja ni contoh dari pembelajaran kolaboratif tersebut?


 Kemudian apa saja ni strategi pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains

1. Jigsaw: Setiap anggota kelompok menerima tugas atau informasi yang berbeda mengenai topik tertentu dalam sains. Mereka saling bertukar informasi dan berinteraksi untuk memecahkan masalah atau memahami konsep secara lebih menyeluruh.

2. Numbered Heads Together: Setiap anggota kelompok diberikan nomor. Guru memberikan pertanyaan atau masalah kepada kelompok, dan semua anggota kelompok harus berdiskusi secara kolektif untuk mencari jawaban yang benar. Setelah setiap diskusi selesai, anggota kelompok dengan nomor yang ditentukan harus mempresentasikan jawaban kelompok mereka.

3. Think-Pair-Share: Setiap anggota kelompok berpikir secara individu tentang pertanyaan, masalah, atau topik yang diberikan. Mereka kemudian berpasangan dengan anggota kelompok lain untuk berbagi pemikiran dan ide mereka. Setelah itu, mereka berbagi ide mereka kepada kelompok secara keseluruhan.

4. Round Robin: Setiap anggota kelompok bergantian memberikan kontribusinya terhadap topik yang sedang dibahas. Setelah setiap kontribusi, anggota kelompok lain dapat menanggapi atau memberikan ide mereka sendiri. Diskusi akan berlanjut sampai semua anggota kelompok telah memberikan kontribusi.

5. Penceritaan terbalik: Anggota kelompok diminta untuk mempresentasikan informasi atau konsep dalam sains dengan urutan terbalik. Ini memerlukan mereka untuk memahami konsep dengan baik dan mengorganisir informasi secara efektif.

Metode kolaboratif dibangun dengan menggunakan beberapa asumsi tentang cara membangun proses belajar bermakna pada diri siswa (Smith & MacGregor, 1992). Asumsi tersebut antara lain:

a. Belajar aktif dan konstruktif

    Pembelajaran bermakna dapat terjadi jika siswa terlibat aktif. Secara aktif siswa mempelajari bahan pelajaran baik yang berbentuk cetak ataupun yang tersedia dalam jaringan internet. Kemudian siswa mengintegrasikan materi baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. Pada akhirnya, Siswa membangun makna baru yang terkait dengan materi pelajaran dan perkembangan konteks

b. Belajar berkembang sesuai dengan konteks:

    Kegiatan pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan konteks yang berkembang dan tentu saja sudah dikenal oleh siswa. Kaitan ini dapat menstimulus motivasi belajar siswa. Stimulus yang terbangun diharapkan dapat siswa tertarik untuk terlibat pada proses pembelajaran secara aktif dan tuntas.

c. Kompleksitas latar belakang siswa

    Perbedaan latar belakang, gaya belajar, pengalaman, dan aspirasi siswa pasti terjadi. Siswa dibiasakan untuk menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang terjadi, sehingga belajar secara bergotong royng dapat berlangsung dengan baik. Bahkan, perbedaan keahlian sangat diperlukan untuk meningkatkan mutu hasil belajar

d. Belajar merupakan proses sosial

    Proses belajar merupakan proses interaksi sosial pada proses pembelajaran yang dibangun pada pola kolaboratif, siswa dibiasakan untuk membangun makna yang diterima dengan cara bergotong royong atau bersama.

Dalam dunia bisnis maupun pendidikan, tentu akan selalu muncul masalah baru yang perlu diselesaikan dengan cara yang inibatif. Bila masalah hanya ditanggung oleh seorang diri, dapat dipastikan bahwa solusi yang dihasilkannya tidak akan bida secara optimal, dan bahkan dapat saja keliru. Sebabnya sangat disarankan untuk menyelesaikan masalah bersama teman lainnya atau problem solving.

Manfaat dari pembelajaran kolaboratif yaitu 

1. Prestasi belajar yang lebih tinggi
2. Pemahaman yang lebih mendalam
3. Belajar yang lebih menyenangkan
4. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan
5. Meningkatkan sikap positif
6. Meningkatkan harga diri
7. Belajar secara inklusif
8. Merasa saling memiliki
9. Mengembangkan keterampilan masa depan

Baiklah itulah hasil dari review tentang desain pembelajaran kolaboratif keterampilan berpikiran kritis dalam bidang sains.  

Semoga bermanfaat... sekian terimakasih

Wasslamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh

Selasa, 26 September 2023

Desain Model Pembelajaran Disrupsi inovasi melalui IoT, Augmented reality dan bentuk-bentuk pembelajaran lainnya.

Bismillahrrahmanirrahim

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...


Hallo gaess  disini saya akan mereview kembali  mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains dengan pertemuan ke empat yaitu tentang Inovasi Disrupsi dalam Pendidikan ...


 Baik kita ketahui dulu ini apa Disprupsi??

Jadi  disrupsi adalah perubahan yang terjadi pada sektor pendidikan saat pandemi sangatlah menonjol dan hingga saat ini masih terus melakukan perubahan masif dari segi sistem dan tatanan pendidikan agar pendidikan di Indonesia terus maju. Perubahan yang sangat besar ini disebut dengan era disrupsi pendidikan, masa di mana perubahan-perubahan yang terjadi disebabkan karena adanya inovasi yang begitu hebat sehingga mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat secara luas.

Ke mudian apa saja contoh dari disrupsi teknologi tersebut...

Nah kita paparkan ya....

Contoh Disrupsi Teknologi Digital di Berbagai Sektor

Di Indonesia, disrupsi digital teknologi yang mengakibatkan revolusi industri memanglah nyata dan telah hadir di berbagai macam sektor, berikut 5 contoh disrupsi digital teknologi dari revolusi industri yang terjadi di Indonesia:



1. Disrupsi Teknologi Digital di Bidang Kesehatan

        Dahulu, masyarakat perlu mendaftar secara manual dan mengantri cukup lama di klinik untuk berkonsultasi dengan dokter. Akan tetapi berkat hadirnya teknologi, sekarang orang dapat dengan mudah membuat janji dengan dokter. Sudah banyak aplikasi konsultasi virtual bersama dokter yang dapat digunakan untuk langsung membuat janji temu dalam satu kali klik. Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi secara online dan mendapatkan resep obat dengan mudah sesuai anjuran, lalu resep tersebut bisa juga ditebus tanpa perlu datang ke apotek.

2. Disrupsi Teknologi Digital di Bidang Keuangan (Finance)

        Dalam artikel Kami mengenai disrupsi inovasi dari fintech, telah dijelaskan bagaimana sepak terjang teknologi dalam mempengaruhi industri keuangan. Profesi seperti teller bank disebut-sebut akan hilang di masa depan karena bisa digantikan oleh teknologi. Sekarang kita bisa membuka akun rekening baru di mana saja tanpa melihat alamat domisili. Proses verifikasi dilakukan melalui video call dan rekening yang didapatkan pun tidak jauh berbeda dengan rekening biasa. 

Fitur setor dan tarik tunai bisa dilakukan seperti biasa melalui mesin ATM atau di Authorized Merchant yang ditunjuk oleh bank. Selain itu, pengajuan kredit juga sudah bisa dilakukan secara online, sehingga jangkauan penyaluran kredit ke masyarakat akan jauh lebih luas.

3. Disrupsi Teknologi Digital pada Layanan Pelanggan (Customer Service)

        Sebelum hadirnya chatbot, proses layanan pelanggan bisa dibilang cukup merepotkan. Anda perlu menghubungi kode nomor operator, kemudian melakukan penerusan panggilan ke tim terkait. Proses ini selain rumit, juga cukup memakan waktu dan biaya.

Sejak munculnya teknologi chatbot, baik pelanggan maupun perusahaan bisa saling berkomunikasi dengan lebih efektif. Beberapa pertanyaan bisa dijawab secara otomatis oleh bot, dan tim Costumer service hanya perlu menangani pertanyaan yang memang tidak bisa diselesaikan dengan mudah.

Pelanggan juga bisa bertanya 24 jam, sebab bot tidak perlu beristirahat dan tetap bisa menjawab dengan kecepatan dan ketepatan yang sama. 

4. Disrupsi Teknologi Digital di Bidang Pendidikan

        Di masa lampau, pendidikan (terutama profesi) tentu tidak bisa diakses oleh semua orang dengan mudah. Anda perlu mendaftar ke lembaga pendidikan yang terpercaya, lalu mengikuti serangkaian kursus yang panjang. Namun, belum tentu semua pembelajaran itu bisa Anda terapkan langsung di lapangan.Dengan bantuan teknologi, masalah tersebut bisa teratasi. Sekarang sudah tersedia berbagai aplikasi pelatihan online, yang bahkan digunakan juga oleh pemerintah Indonesia dalam pemerataan pendidikan.

5. Disrupsi Teknologi Digital di Bidang Retail

Sejak kemunculan toko online dan platform e-commerce, industri ritel diketahui harus merumuskan ulang strategi mereka agar tetap bisa bertahan dan mendapatkan pelanggan mereka kembali. Seperti yang sudah diketahui bahwa belanja online saat ini menawarkan pengalaman yang jauh lebih praktis dibandingkan dengan mengunjungi toko secara langsung. Anda juga bisa mendapatkan review produk dan toko secara real time, yang tidak bisa Anda dapatkan jika Anda hanya mengunjungi toko fisik.

Contoh Disrupsi oleh Perusahaan Besar



Siap atau tidak siap, digitalis memang telah mengubah banyak budaya dan bertransformasi ke dunia digital.  Meskipun tidak mematikan hal mendasar sebelumnya, namun perubahan tersebut seperti menjadi peralihan dan alternatif baru yang sesuai dengan perkembangannya.

Beberapa dampak disrupsi teknologi yang positif dalam bisnis, mungkin bisa menjadi peluang brilian bagi perusahaan. Contoh perubahan culture akibat kemajuan teknologi sudah diterapkan dalam berbagai sektor bisnis besar, seperti:

1. Keberadaan aplikasi nonton streaming yang bisa diakses secara online via smartphone atau PC (YouTubeNetflixIflixDisney+ HotstarVidio, dan lain-lain) membawa perubahan budaya nonton TV secara manual

2. Layanan transportasi online (GojekGrabMaximinDriver, dan sebagainya) memberikan kemudahan mobilitas masyarakat luas, cukup dengan melakukan pemesanan via HP

3. Adanya marketplace (TokopediaShopeeLazada, dan lain-lain) menjadi ruang baru bagi para pebisnis, baik B2C (Business to Customer) atau C2C (Customer to Customer)

4. M-banking sebagai layanan perbankan online (Jenius by BTPN, Livin’ by Mandiri, blu by BCA, hingga BRImo by BRI)

5. Kehadiran dompet digital atau e-wallet sebagai kebiasaan baru dan kemudahan berbelanja secara cashless (FlipDana, hingga OVO)

Disrupsi dipandang sebagai transformasi besar-besaran yang mampu mengubah kebiasaan, cara-cara terdahulu, hingga gaya hidup. Sebenarnya, faktor apa yang menjadi penyebabnya? Berikut penjelasannya ...



1. Tren Teknologi Digital

Contoh disrupsi digital dan teknologi yang dapat dengan mudah kita temukan dan sekaligus membawa kita menuju era baru:

  • Perubahan tren moda transportasi menjadi online
  • Perubahan tren cara pembayaran menjadi digital
  • Terdapatnya fitur tarik tunai di segala tempat
  • Transaksi jual beli yang bisa terjadi di mana saja tanpa batasan ruang

2. Masifnya Pengunaan Internet

Setelah kemunculan teknologi internet, cikal-bakal segala kemudahan dimulai dari sini. Hingga di era saat ini, perkembangan tersebut dikenal dengan revolusi 4.0.

Bahkan bukan hanya manusianya saja yang terhubung, kini berbagai ekosistem pun saling terkoneksi. Contohnya kemunculan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), hingga penggunaan Internet of Things (IoT).

3. Perubahan Perilaku Masyarakat

Perubahan tidak akan dengan mudah diterapkan jika kebiasaan masyarakatnya tidak berubah.

Kemunculan teknologi pada dasarnya memang untuk memudahkan aktivitas manusia. Dari keunggulannya ini, akhirnya ada kebiasaan atau tatanan yang berubah.

Dampak Era Disrupsi

Disrupsi dalam dunia bisnis dan industri ini menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, hal ini bisa menggairahkan dan menciptakan peluang baru, namun di sisi lain bisa juga menjadi ancaman yang mengubah alur kompetisi yang sudah ada.

Sebenarnya, banyak dampak yang timbul karena adanya disrupsi digital dan teknologi ini, baik dari sisi kehidupan bermasyarakat ataupun dalam dunia industri. Beberapa di antaranya adalah:

  • Disrupsi digital teknologi membawa berbagai kemudahan
  • Persaingan bisnis menjadi semakin ketat dan nyata untuk dihadapi
  • Dunia diharuskan cepat beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang muncul
  • Disrupsi mengharuskan perusahaan untuk menyesuaikan model bisnis yang sebelumnya konvensional menuju modern
  • Bisnis dan perusahaan juga diharuskan untuk selalu mengembangkan produknya (Product Development) sesuai respon pasar
Baik itulah pemaparan tentang inovasi Disrupsi dalam pendidikan semoga bermanfaat untuk kita semua dan mendapatkan wawasan yang luas..

Terimakasih..

Wassalamualaikum Wr.Wb

Jumat, 22 September 2023

Learning Quantum

 Bismillahirrahmanirrahim....

Assalamualaikum Wr.Wb 


Hallo sobat...

Baiklah disini saya akan kembali mereview tugas pertemuan ke tiga yaitu model dan evaluasi pembelajaran Sains dengan materi aspek-aspek penting dalam pembelajaran kuantam prinsip-prinsip pembelajaran kuantum.

Kita ketahui  dulu apa ni kuantum pembelajaran ini, jadi kuantum Learning merupakan model pembelajaran revolusioner, yang prinsip utamanya menekankan bahwa minat belajar merupakan dasar dari proses pembelajaran itu sendiri. Hal tersebut berarti juga bahwa meminimalisasi tingkat stress “pebelajar” adalah penting.

Jadi apa saja ni aspek-aspek kuantum dalam pembelajaran... 

Baik kita paparkan ya...

Aspek-aspek kuantum learning

Ada beberapa karakteristik kuantum pembelajaran yang ada diterapkan di dalam pembelajaran yaitu 

1. Menciptakan suasana yang baik atau senang

2. Perencanaan yang dinamis

3. Pemberdayaan landas belajar yang kukuh

4. Penataan lingkungan belajar

5. Pemberdayaan keterampilan belajar


Kemudian apa saja ni prinsip-prinsip dari pembelajaran kuantum ya sobat...

Nah jadi prinsipnya ini memiliki 5 prinsip yaitu:

1. Segala nya berbicara

2. Adanya tujuan

3. Pengalaman sebelum memberi nama

4. Mengakui setiap usaha yang sudah dilakukan

5. Merayakan keberhasilan

Adapun kelebihan dari kuantum pembelajaran adalah

Pembelajaran kuantum menekankan perkembangan akademis dan keterampilan. Dari sebuah pengalaman yang diselenggarakan oleh Learning Forum di Supercamp yang mempraktikkan pembelajaran kuantum, ternyata murid-muridnya mendapat nilai yang lebih baik, lebih banyak berpartisipasi dan merasa lebih bangga pada diri mereka sendiri.

mampu menyatu dan membaur pada dunia peserta didik sehingga pendidik bisa lebih memahami peserta didik. Ini menjadi modal utama yang Iuar biasa untuk mewujudkan metode yang lebih efektif, yaitu metode belajar-mengajar yang lebih menyenangkan.

Model pembelajarannya pun lebih santai dan menyenangkan, sebab proses belajar diiringi dengan musik. Hal ini untuk mendukung proses belajar karena musik akan bisa meningkatkan kinerja otak sehingga diasumsikan bahwa belajar dengan diiringi musik akan mewujudkan suasana yang lebih menenangkan dan materi yang disampaikan lebih mudah diterima.

Selain kelebihan tersebut, ada beberapa manfaat lain dari pembelajaran model quantum learning yang bisa menjadi kelebihan belajar. Di antaranya sebagai berikut.

1) Sikap positif. sugesti sangat mempengaruhi terhadap tingkah laku siswa. Quantum learning lebih menekankan pada sugesti positif dan menghindari sugesti negatif, tujuannya adalah untuk menanamkan sikap positif pada siswa. Karena, sugesti positif akan mengarahkan pikiran anak terhadap perasaan dan tingkah Iaku dari suatu keadaan yang dikehendaki.

2) Motivasi. Motivasi menentukan intensitas usaha anak dalam belajar. Dengan kata lain, dengan adanya usaha yang tekun dan terutama didasari adanya motivasi, maka seorang anak ajan dapat melahirkan prestasi yang baik. Makin tepat motivasi yang diberikan, makin berhasil peiajaran itu. Anak yang gagal dalam belajarnya tidak dapat.

3) Keterampilan belajar seumur hidup. Dengan mempelajari quantum learning, seseorang akan mendapatkan teknik atau keterampilan belajar. Dalam quantum learning terdapat beberapa keterampilan belajar yang dapat meningkatkan belajar seseorang. Keterampilan itu sebagai modal seseorang untuk hidup, karena orang hidup yang dinamis dan tidak ketinggalan zaman adalah orang yang terus belajar. Sedangkan belajar membutuhkan keterampilan-keterampilan seperti yang ditawarkan oleh quantum learning. Keterampilan-keterampilan itu sangat bermanfaat sekali untuk dapat belajar Iebih efektif.

4) Kepercayaan diri. Dengan mengetahui dan meIaksanakan beberapa keterampilan yang ada dalam quantum learning, seseorang akan merasa percaya diri dengan potensi yang dimilikinya. Sebab, quantum learning membimbing seseorang menuju arah keberhasilan. Ketika seseorang berhasil, maka ia akan bangga dengan apa yang telah dilakukan.

5) Sukses. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada dalam quantum learning, seseorang akan merasakan hasil yang memuaskan. Meraih kesuksesan dengan penuh semangat dan keriangan. 

Sedangkan kelemahan dari metode belajar quantum learning menurut Tony Buzan adalah sebagai berikut:
1.  Memerlukan dan menuntut keahlian dan keterampilan guru lebih khusus.
2. Memerlukan proses perancangan dan persiapan pembelajaran yang cukup matang dan terencana dengan cara yang lebih baik.

3. Keterbatasan sumber belajar, alat belajar, dan menuntut situasi dan kondisi serta waktu yang lebih banyak



Baik itulah hasil review mengenai aspek-aspek penting dalam pembelajaran kuantum dan prinsip-prinsip pembelajaran kuantum..


Terimakasih semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr.Wb


  

Jumat, 15 September 2023

Review Pembelajaran STAD ( Student Team Achievement Divisions )

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Hello guys👋🏻 perkenalkan kami dari kelompok 4:

1. Noveri (NIM. P2A523010)

2. Elda Meitafia (NIM. P2A523002)

3. Nenni Sara (NIM. P2A523011)

4. Diah Aningrum (NIM. P2A523028)

5. Sabila Eka Septi (NIM. P2A523019)

6. Yuyun Lestari (NIM. P2A523021)

7. Titien Suprihatien (NIM. P2A5230)


Disini kami mereview video Pembelajaran IPA dengan model STAD.


Ini adalah Vidio yang akan kami Mereview tentang Pembelajaran Model STAD 


 Hasil Review dari kelompok kami :


 Itulah hasil dari review kelompok kami mengenai STAD, semoga bermanfaat sekian terimakasih...

Senin, 11 September 2023

Cooperative Learning

Bismillahirrahmanirrahim... 

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh....


Hallo gaess  disini saya akan mereview kembali  mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains dengan pertemuan kedua mengenai Cooperative Learning...


Sebelumnya udah pernah mendegar kata Cooperative learning belum yaa??

" Baiklah akan saya jelaskan apa itu Cooperative Learning, jadi ya...Cooperative learning ini adalah suatu model pembelajaran yang dimana mengutamakan kerja sama antara peserta didik dengan yang lain dalam kegiatan belajar menagajar. Nah. juga siswa belajar membentuk sebuah kolompok-kelompok kecil untuk menumbuhkan rasa keingintahuan peserta didik, atau sesesorang guru memberikan tugas kepada peserta didik agar kesadaran belajar bersama itu tumbuh".




 Pembelajaran Cooperative Learning ini memiliki 5 komponen yang harus di jalankan yaitu :
1. Positive Interpendence
        Positive interpendence adalah saling keteragantungan sesama yang lain, bekerja sama, saling melengkapi yang menjadi tujuan, target, atau sasaran kemudian sesederhana apapun yang ditangkap.

2.  Individual Accountability
        Promotive Accountability ini merupakan suatu peserta didik mampu akan sadar diri dengan tanggung jawab sendirinya, misal peserta didik diberi tugas perindividu jadi siswa mampu menyelesaikan sendiri sehingga akan tumbuh kesadaran diri sendirinya. 

3. Group Processing
        Group Processing adalah kelompok belajar sesama teman, dimana peserta didik mampu memberikan pendapat yang berbeda, mengkritis bagi apa yang sudah didiskusikan sesama kelompoknya.

4. Interpersonal and Social Skills
        Interpersonal and Social Skills ini adalah suatu kemampuan peserta didik  secara efektif untuk berinteraksi dengan peserta didik maupun peserta didik yang lain. Contohnya yaitu tau maksud dan tujuan yang akan di lakukan, atau menjadi pendegar yang baik, menyampaikan pendapat secara jelas dan mampu bekerja sama dalam satu tim.

5. Promotive Interaction
        Promotive Interaction ini adalah interaksi bersama kelompok atau anggota yang lain, dimana setiap anggota kelompok memberikan dorongan sesama yang lain dengan apa yang di usahakan atau di capai untuk menghasilkan suatu tujuan bersama yang baik. Atau menghargai pendapat orang lain saling menghargai tidak menjatuhkan.



 Setelah komponen ada lagi nih manfaat dari cooperative learning, apa saja nih manfaatnya??
Baik... kita paparkan manfaat bagi cooperative learning itu apa...

1. Kemandirian dalam belajar atau melengkapi
2. Memberikan kebebasan dalam berfikir, bersifat membangun, mengutarakan pendapat masing-masing.
3. Semakin memperkuat percaya diri
4. Saling berbagi pengetahuan
5. Dapat beragumentasi dengan yang kuat
6. Kemampuan siswa secara efektif dalam memperluas pemahaman siswa dalam sebuah pembelajaran.
7.  Meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar

Juga ada ni fungsi atau peran guru terhadap peserta didik...

Sebelum pelajaran:

1. Pastikan tujuan pembelajaran jelas misalkan mata pelajaran apa yang akan dipelajari ke peserta didik contoh materi klasifikasi makhluk hidup jadi harus jelas tujuan nya apa.

2. Tentukan kelompok siswa

3. Menentukan materi yang akan diperlukan kelompok tersebut

Mengembangkan keterampilan sosial siswa:

Menetapkan  aturan untuk bekerja sama dan pastikan hal tersebut harus diterapkan

    1. Seperti bekerja sama dengan kelompok dengan tenang tidak ribut

    2. Meminta menjelaskan dengan apa  yang sudah didiskusikan

    3. Meminta pertanyaan dengan perwakilan setiap tim

    4. Lalu meminta jawaban degan apa yang sudah diberikan pertanyaan kepada peserta didik 

    5. Meminta bantuan kepada tim kelompok jika ada yang ingin meminta bantuan

    6. Tetap membantu antar kelompok dalam mengerjakan tugas

    7. Siswa meminta bantuan dengan guru jika ada yang ingin ditanyakan atau ada yang tidak tahu dengan tugas nya 

Kemudian apa saja ni Kemampuan Bekerja Sama terhadap peserta didik dengan yang lain: 

yaitu :

1. Membentuk keterampilan

2. Keterampilan berfungsi

3. Keterampilan memutuskan 

4. Keterampilan fermentasi


Baik... itulah yang dapat saya sampaikan mengenai apa yang saya pahami mengenai cooperative learning... Sekian terimakasih.

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...

Jumat, 08 September 2023

Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains

 Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


Hay...

Saya Nenni Sara dari Magister Pendidikan IPA angkatan 2023, baiklah disini saya akan mereview pertemuan pertama dari Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si. yaitu tentang teknologi...


Jadi ...Semua sudah tau lah ya apa itu teknologi, 



Kita ketahui bahwa teknologi ini adalah  kumpulan alat, aturan, dan prosedur sebagai bentuk penerapan pengetahuan ilmiah terhadap sebuah pekerjaan tertentu dalam kondisi yang memungkinkan terjadi pengulangan.

Salah satu contohnya handphone (HP), yang sering kita gunakan sehari-hari.. kalo kita dengar handphone tidak asing di telinga kita ya... tentunya juga banyak manfaat HP untuk kita gunakan...

Adapun jenis dari  Teknologi itu sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari Saat ini, teknologi sudah hadir di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan manusia. Adapu jenis teknologi yang biasa ditemukan di kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

1. Teknologi informasi atau TI adalah teknologi yang mempermudah manusia dalam menyampaikan informasi kepada orang lain dengan cepat dan tepat. Teknologi ini terdiri atas perangkat lunak dan keras yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi tersebut. Contoh teknologi informasi antara lain; website, televisi, radio, dan lain sebagainya.

2. Teknologi Bidang Komunikasi Jenis teknologi lainnya yaitu teknologi komunikasi. Teknologi ini membantu menusia untuk berkomunikasi antar sesamanya dengan menggunakan perangkat tertentu. Jenis teknologi ini yang mungkin saat ini paling terasa di kehidupan manusia. Contoh teknologi komunikasi yaitu email, smarphone, aplikasi pesan singkat.

3. Teknologi transportasi merupakan perangkat yang membantu manusia melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang cepat. Kehadiran teknologi ini membuat mobilitas manusia lebih efisien. Contoh teknologi ini yaitu kereta api, pesawat, kereta listrik, mobil listrik, dan lain sebagainya.

4. Teknologi Bidang Pendidikan Siapa sangka jika di dalam sistem pendidikan juga terdapat unsur teknologi. Jenis teknologi ini diciptakan untuk meningkatkan kinerja pembelajar. Beberapa contoh teknologi pendidikan yaitu metode pengajaran, alat laboratorium, pembelajaran daring, dan lain sebagainya.

5. Teknologi Bidang Kesehatan Jenis teknologi ini digunakan dalam kegiatan medis. Teknologi kesehatan atau medis memiliki cakupan yang sangat luas. inovasi teknologi di bidang ini bermanfaat untuk memelihara kesehatan manusia, mengurangi rasa sakit, dan mempercepat pemulihan. Contoh teknologi di bidang ini yaitu termometer, stetoskop, alat suntik, infus, software konsultasi kesehatan, dan lain sebagainya.

6. Teknologi Bidang Konstruksi Jenis teknologi ini berhubungan dengan alat dan cara yang digunakan dalam membangun struktur bangunan baik dari struktur dasar atau tingkat lanjutan. Contoh teknologi ini yaitu alat berat untuk konstruksi, metode kerja konstruksi, dan lain sebagainya.

Jadi dengan adanya teknologi kita lebih efektif dan efesien dalam belajar juga lebih mudah untuk komunikasi dengan jarak dekat bahkan yang jauh, juga mempermudah kita untuk beraktivitas dengan adanya teknologi, 

Sekian terimakasih...

Aplikasi Model Pembelajaran Sains Berbasis Disrupsi Inovasi dan Analisis Praktis Kelemahan Model-Model Pembelajaran: Kooperatif, Kuantum dan Kolaboratif

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. Hello guys👋🏻 kembali lagi dengan saya Yuyun Nenni Sara. Saya ingin membagikan tugas UAS ma...